Sarjana Muda Komunikasi (Bachelor Degree of Communication)
alhamdullillah akhirnya bisa tercapai juga dan merasakan cita-cita menggunakan toga, mendapatkan karangan bunga yang lumayan besar bewarna ungu pulak yang pada dasarnnya warna favorit dari dulu, dan yang paling terpenting pesan dari almarhum ayah sudah saya penuhi untuk mendapatkan ilmu bermanfaat serta mendapatkan ijazah S1 tentunya. Dimulai dari memesan tiket, untuk membuka nya saja rasa gemetar tidak bisa dihentikan, dan disusul oleh mengalirnya air mata yang tidak dapat dibendungkan. Tentu saat itu saya sedih karena almarhum ayah tidak bisa ikut melihat saya menggunakan baju serta toga, tidak bisa melihat saya mendapatkan ijazah kelulusan seorang sarjana walau saya yakin bahwa beliau melihat serta bangga pada saya dari dunia yang sudah berbeda. Alhasil saya hanya memesan tiket pesawat untuk 2 penumpang, yaitu mama. Sesampainya hari besar itu datang, dari memulainya saya benar-benar berat untuk memasuki Dewan Muadzam Shah atau yang biasa kami sebut dengan DMS. Ya dewan itulah yang menjadi saksi bersejarahnya para alumni-alumni mendapatkan gelar dari hasil yang sudah didapati. Memasukinya saja saya benar-benar tidak menyangka, menggunakan toga dengan gagahnya dan hanya dua yang saya fikirkan pada hari itu juga, sesosok ayah yang saya rindukan, dan juga saya akan merindukan kenangan-kenangan selama saya berada dalam kampus UUM. Ketika urutan nama saya terpanggil untuk menaiki panggung dan mendapatkan ijazah itu, hati pikiran, badan campur aduk sampai tidak dapat berkata apa-apa, hanya ingin dipendam. Waktupun cepat berlalu, saya hanya ingin bertemu mama secepatnya dan keluar dari dewan tersebut, dan ternyata apa yang saya cemaskan terjadi. Melihat mama dari jarak 1 meter sudah berhasil membuat saya menangis didepan kawan-kawan yang memberikan selamat kepada kami. Tidak pernah-pernahnya menangis dihadapan banyak orang sebelumnya, saya hanya ingin memeluk mama dan menangis pada saat itu. Tapi memang dasarnya saya orang yang melankolis jadi cepat untuk terharu apapun bentuknya yang bersifat “sedih”. :’) #flashback


